Analisis Kaitan Berdoa dengan
Teori Komunikasi
Disusun oleh:
Reynalda
2301160307
5-07
Dosen Pembimbing :
Eman Sulaeman Nasim
PROGRAM STUDI DIII PAJAK
JURUSAN PERPAJAKAN
POLITEKNIK KEUANGAN
NEGARA STAN
2018
Teori Model Komunikasi
1.
Model komunikasi
linear adalah proses penyampaian pesan oleh komunikator kepada komunikan,
baik dalam keadaan langsung atau dalam komunikasi bermedia. Komunikasi
ini hanya terjadi satu arah, tanpa feedback / umpan balik terhadap pesan yang
disampaikan komunikator terhadap komunikasi.
2.
Model komunikasi
interaksional artinya proses
penyampaian pesan dari komunikator kepada komunikan yang disertai dengan adanya
suatu aksi atau tanggapan secara langsung baik secara lansung maupun melalui
media oleh komunikan. Feedback merupakan umpan balik yang diberikan oleh komunikan atas pesan-pesan
yang disampaikan oleh komunikator. Feedback tersebut dapat
berupa komunikasi verbal, non-verbal atau bisa keduanya. Keunggulan model
interaktif dibanding model linear adalah pada model ini terdapat asumsi bahwa
komunikator dan komunikan sama-sama dapat berpartisipasi secara aktif dalam
proses komunikasi yang mereka lakukan.
3.
Model komunikasi
transaksional adalah proses
pengiriman dan penerimaan pesan yang berlangsung secara terus menerus dalam
sebuah momen komunikasi. Yang dipertukarkan dalam komunikasi ini adalah pesan-pesan baik
verbal maupun nonverbal. Dalam model ini komunikasi hanya dapat dipahami dalam
konteks hubungan antara dua orang atau lebih. Komunikan bukan
hanya mampu memberikan feedback namun juga
bisa memposisikan diri menjadi komunikator. Dengan kata lain, baik komunikator
ataupun komunikan sama-sama menjadi pembicara dan pendengar sekaligus secara
simultan, layaknya sebuah transaksi.
Jenis Komunikasi
1.
Komunikasi
interpersonal adalah komunikasi yang dilakukan kepada
pihak lain untuk mendapatkan umpan balik, baik secara langsung (face to face)
maupun dengan media.
2.
Komunikasi
intrapersonal adalah penggunaan bahasa atau
pikiranyang terjadi di dalam dirikomunikator sendiri. Komunikasi intrapersonal
merupakan keterlibatan internal secara aktif dariindividu dalam pemrosesan
simbolik dari pesan-pesan. Seorang individu menjadi pengirimsekaligus penerima
pesan, memberikan umpan balik bagi dirinya sendiri dalam proses internalyang
berkelanjutan.
Analisis Metode Komunikasi yang
Digunakan Dalam Doa
Dalam
hidup, sebagian besar orang tidak bisa terlepas dari yang namanya doa. Bagi
orang beragama tentu doa merupakan hal yang tak terpisahkan dari kegiatan
keagamaan itu sendiri. Doa bedasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia artinya
adalah permohonan (harapan, permintaan, pujian) kepada Tuhan; sedangkan berdoa
artinya adalah mengucapkan (memanjatkan) doa kepada Tuhan. Banyak pandangan
tiap-tiap agama mengenai arti doa itu sendiri. Tetapi dapat ditarik satu garis
besar bahwa Doa merupakan komunikasi antara kita sebagai manusia dengan Tuhan.
Jika
saya kaitkan Doa dengan teori komunikasi diatas maka saya dapat menarik
kesimpulan bahwa doa merupakan komunikasi yang bersifat intrapersonal dan
termasuk model komunikasi linier.
Dalam
komunikasi intrapersonal, kita berkomunikasi dengan diri kita sendiri atau bisa
dikatakan berbicara dalam hati (monolog). Hanya kita yang dapat mengerti maksud
dari komunikasi yang kita lakukan dan tidak ada pihak lain dalam komunikasi
yang kita lakukan. Saat kita berdoa, kita meyakini bahwa Tuhan hadir. Namun
meskipun dalam berdoa ada interaksi tetap saja hanya diri kita yang tahu,
karena yang dimaksud dengan pihak lain dalam intrapersonal adalah manusia. Maka
berdoa termasuk komunikasi intrapersonal
Dalam
model komunikasi linier terjadi komunikasi fokus satu arah yang dilakukan oleh
komunikator sebagai sumber informasi, serta tidak ada feedback yang diterima.
Saat kita berdoa kita bercerita, memohon ampun, dan memohon sesuatu pada Tuhan.
Kita memiliki kepercayaan bahwa Tuhan akan mendengarkan doa kita. Kepercayaan
itulah yang membuat hati kita tenang, damai, dan bahagia. Dalam doa kita juga
berharap Tuhan menjawab permohonan kita. Entah Tuhan akan mengabulkannya
sekarang, nanti, maupun tidak. Perasaan hati kita yang tenang, damai serta tindakan
Tuhan setelah kita berdoa bukanlah termasuk feedback karena itu merupakan sugesti
yang ada dalam diri kita. Yang dimaksud dengan feedback dalam teori model komunikasi
adlah tanggapan yang dilakukan oleh manusia.
Daftar Pustaka
https://www.academia.edu/6890068/Komunikasi_Interpersonal_dan_Intrapersonal


Membuka wawasan gan, pertamaxx
BalasHapustop markotop jos gandos
BalasHapusWadu mantap sii
BalasHapus